Jasa SEO

Perusahaan Jasa SEO Paling Tepat Di Nusantara.

Home - Articles - Bali Web Design | Jasa Pembuatan Website Murah di Bali

Bali Web Design | Jasa Pembuatan Website Murah di Bali

Posted on November 12, 2016 in Articles

Tugas Bali Web Design setelah proses slicing tersebut adalah mengatur tata letak elemen-elemen yang ada di sebuah website sesuai dengan bentuk visual yang sudah dibuat sebelumnya, untuk mengatur tata letak tentunya dibutuhkan pengetahuan akan bahasa markup, yaitu HTML (Hypertext Markup Langugage) jadi web designer harus mengerti HTML, sekarang bahkan sudah HTML5. sekali lagi karena desain yang dibuat itu nanti akan dibuka disebuah layar monitor dengan menggunakan web browser, bukan untuk di cetak. Jadi web designer harus bertanggung jawab memastikan desain yang dibuatnya bisa tampil baik di browser tersebut, bukan hanya satu browser, tapi ada banyak browser yang digunakan, jadi kompatibilitas tampilan di setiap browser juga menjadi tanggung jawab web designer, jadi web designer harus paham juga istilah web standard, pemahaman akan web standard ini tentunya akan sangat membantu ketika dia merancang web secara visual di photoshop, dengan paham kompatibilitas browser dia akan sangat berhati-hati dalam membuat desain, jangan sampai apa yang dibuat ternyata menimbulkan hasil yang berbeda jika dilihat di browser yang berbeda.

Mengatur tata letak tidak cukup dengan HTML karena nanti jadinya sangat monoton, seorang web designer bertugas juga untuk mempercantik tampilan markup tersebut, tentunya untuk mempercantiknya dibutuhkan CSS (Cascading Stylesheet) yang memang pasangannya HTML, jadi web designer juga harus memahami CSS, karena dengan CSS lah nanti semua elemen yang ada di website akan diatur, seperti warna backround, bentuk teks, ukuran teks, lebar layout, jumlah kolom, dan lainnya. Tujuan akhirnya yaitu agar desain yang dibuat secara visual di Photoshop dapat serupa dengan tampilan di browser dalam bentuk HTML dan CSS.

Kadang saat tampilan sudah jadi dan sudah dikerjakan oleh web programmer, eh ternyata desainya ada yang kurang sempurna, ada kesalahan. Dan web designer harus membetulkan desain tersebut. Untuk kolaborasi antara web designer dan web programmer biasanya sebuah tim menggunakan software seperti Git,  jadi perubahan-perubahan yang sudah dilakukan oleh designer di push dengan Git, agar nanti jika terjadi kesalahan lagi tidak sulit untuk mengelolanya. Jadi web designer juga harus memahami penggunaan software seperti Git. Setelah menjadi sebuah template HTML dan CSS secara utuh, lengkap dengan efek-efek yang digunakan seperti slideshow, dropdown menu barulah selanjutnya diserankan kepada web developer untuk diproses menjadi sebuah website yang dinamis hingga nanti website yang tadinya hanya beberapa halaman HTML akhirnya bisa menjadi sebuah website berskala besar yang memiliki ribuan sampai jutaan halaman.

Jadi sudah jelas pekerjaan Bali Web Design adalah membuat desain layout untuk sebuah website dan layout itu harus bisa bekerja dengan baik jika dijalankan pada sebuah web browser, semua pekerjaan diatas tidak harus dilakukan semuanya, kadang ada yang memulai dari wireframe, ada juga yang langsung mulai dari photoshop tanpa membuat wireframe karena semua ide sudah ada di otak, bahkan ada yang langsung membuat desain dari browser (design in browser) tanpa harus mendesain di photoshop karena teknologi web seperti CSS dan HTML sekarang sudah semakin canggih, semuanya sah-sah saja, dari manapun memulainya, intinya adalah pekerjaan tersebut harus bisa dijalankan pada sebuah web browser. Namun tentu akan lebih baik jika tahap-tahap tersebut diikuti dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *